Tersadar



Hai... hari ini tanggal delapan november tepatnya pukul 19.38 lebih, aku pengen berbagi cerita sama kalian. Tadi,saat jam pelajaran ke 4-8 di sekolah,aku menerima mapel matematika,iya sih nggak penting banget kalian tau hal ini,emang beginilah aku yg nggak penting jadi important *lah. Lanjot. Pada saat jam mata pelajaran favoritku itu dimulai... Asal punya usul guruku mtk ini,punya hobi cerita, nggak tau nongol darimana tiba-tiba bercerita tentang kematian. Hmm. *backsound malaikat maut menjemput* #halah #lebay
Tapi, ehm. Ini serius.

Aku jadi disadarkan oleh beberapa guyonan yang menusuk. Rasanya benar, aku terus bergumam dalam hati "oiya ya, kenapa ya, kok bisa gitu ya,aku harus gimana" udah kayak film banget deh. Inti dari postinganku kali ini, kalau kita mau telepon, kita harus punya pulsa (pulsa itu sama aja dengan amal perbuatan di dunia) dan tanpa sinyal yang bagus, orang telepon pun nggak biasa, ya kan? Sinyal juga perlu buat telepon (perbuatan kita selama di dunia) nah jika sudah siap tuh sinyal dan pulsa. Tunggu apalagi? Buat telponan mah nyaman-nyaman aja. Intinya kalau kalian orang beriman, pasti bisa ngerti tulisan absurbku tadi. Jangan capek dengerin curhatanku yah! Makasih sudah berkunjung, maaf ya aku masih belajar, apasih yang nggak terbaik buat kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sonichi

Absurb

Keajaiban Sebuah Pujian